Awas! Exploit/Bug Terbaru Android 2014



Setelah berita heboh seputar shell shock bash, sekarang muncul lagi bug terbaru pada web browser untuk android 4.4 ke bawah. Bug ini menembus SOP (Same Origin Policy) dimana seseorang dapat mengirimkan data website A dari website B, seperti cookie, isi website dll. Ngeri kan? Ya ngeri-ngeri sedap.

Sebenarnya apa itu SOP?

SOP atau Same Origin Policy adalah salah satu mekanisme sekuriti/keamanan yang penting dalam sebuah website, dasar pemikiran dari SOP adalah javascript yang dijalankan dari situs A tidak boleh mengakses ke situs B. Meskipun ada terkecuali seperti object dengan atribut src.
 Bagaimana cara kerja exploit ini?

Seseorang dapat menggunakan website pihak ketiga untuk menanam script :

onclick="window.open('\u0000javascript:

Yang dirawi selanjutnya agar mendapatkan data dari situs lain, agar lebih jelas kita langsung ke pemrogramannya. Anda dapat melakukan demo di http://

<iframe name="test" src="http://detik.com/"></iframe><br /><br /><input onclick="window.open('\u0000javascript:alert(document.domain)','test')" type="button" value="test" />


Script diatas akan memunculkan domain dari detik.com, padahal anda berada pada halaman http://ethicninja.altervista.org/android-bug.html

Yang paling sering dilakukan lagi adalah mengambil cookie anda dengan script seperti berikut :

<input onclick="window.open('\u0000javascript:alert(document.cookie)','test')" type="button" value="Get Cookie" />


Apakah device saya vulnerable?

Untuk melakukan check silahkan kunjungi http://ethicninja.altervista.org/android-bug.html , lalu klik tombol vulnerable check, jika vulnerable akan muncul pesan "Device saya vulnerable!"

Hingga saat ini belum ada tindakan dari tim android, anda dapat melakukan upgrade OS untuk menghindari ini.

Waspadalah waspadalah!

Shellshock, Bug Terbaru Pada Linux dan Mac OSX 2014



ETHIC.NINJA -- Seperti yang telah dipublikasikan di Vulnerability Summary for CVE-2014-6271 , bahwa Shellshock atau Bug pada Bash memiliki tingkat resiko yang tinggi berpotensi pengambil alihan sistem oleh hacker kepada target.

Bug ini terdapat pada Bash pada sistem Unix seperti Linux dan Mac OSX, padahal seperti yang kita tahu 2 OS ini banyak digunakan oleh pengguna, apalagi para penyedia hostingan, khususnya di Indonesia hampir semuanya menggunakan sistem operasi Linux.

Apa itu Bash?

Bash adalah bagian dari software yang menerjemahkan perintah dari ketikan user untuk diproses oleh komputer. Bash memiliki banyak command yang siap untuk dijalankan oleh komputer. Bash dapat anda jalankan pada terminal, saat ini biasanya bash dijalankan oleh GUI software jadi jarang digunakan secara langsung oleh user.

Lantas aspek apa saja yang dapat menjadi sasaran serangan? 

  1. Komputer-komputer dengan OS Linux dan Mac OSX yang belum dilakukan penambalan / unpatched computer 
  2. Web servers, mengingat di dalamnya banyak data public, sangat masuk akal jika web server dijadikan sasaran utama hacker
  3. Router dan sejenisnya yang menggunakan sistem UNIX juga dapat dijadikan sasaran serangan
 Bagaimana mengetahui jika bash anda terdapat bug ini?

Anda dapat melakukan testing pada terminal anda, ketikkan :

env x='() { :;}; echo hello' bash -c 'echo ninja'

Jika anda mendapat balasan dari sistem : hello ninja

Maka sistem anda memiliki vulnerable ini. Jika tidak maka akan mendapatkan pesan :

bash: warning: x: ignoring function definition attempt bash: error importing function definition for `x' hello

Bagaimana saya memperbaiki/menambal/patching bug ini?

Unuk sistem Linux sudah banyak yang mengeluarkan patch ini, ikuti petunjuknya disini. Untuk Mac OSX belum ada namun anda dapat melakukan upgrade manual bash, ikuti petunjuknya disini.